Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/kpulombo/public_html/plugins/content/socbuttons/socbuttons.php on line 168

Tanjung, 24 Nov 2016. KPU Lombok Utara menyelenggarakan rapat koordinasi penyusunan DPT berkelanjutan semester 2 tahun 2016. Rapat koordinasi dilaksanakan hari Selasa tanggal 22 Nopember 2016 di Hotel Mina Tanjung. Rapat koordinasi melibatkan stakeholder pemilihan yang dihadiri oleh seluruh anggota KPU Lombok Utara, Dinas Dukcapil, Kapolres, Kemenang dan Kodim 1606 Lombok Barat.

Fajar Marta selaku ketua KPU Lombok Utara menegaskan bahwa kualitas DPT merupakan salah satu unsur yang menunjang keberhasilan sebuah pemilihan. DPT yang akurat dapat meningkatkan partisipasi pemilih, sebagaimana diketahui bahwa pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 tingkat partisipasi pemilih mencapai 81,11 % atau menempati peringkat kedua di Nusa Tenggara Barat.

 

Burhan Ekwanto, selaku Ketua Divisi Teknis menyampaikan bahwa KPU Lombok Utara telah menetapkan DPT berkelanjutan semester 1 tahun 2016. DPT berkelanjutan semester 1 tahun 2016 berjumlah 161.350 pemilih. Penyusunan DPT berkelanjutan ini melibatkan berbagai pihak bertujuan agar DPT yang disusun benar-benar akurat. Saat ini KPU Lombok Utara tidak ada tahapan pemilihan, sehingga tidak ada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih yang direkrut untuk melakukan coklit.

KPU bertekad menyusun DPT seoptimal mungkin. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggandeng Dinas Dukcapil yang memiliki otoritas mengelola data kependudukan, sehingga data dari Dukcapil merupakan sumber data utama penyusunan DPT. Namun diakui bahwa seluruh mutasi kependudukan baik penduduk yang datang, pergi, meninggal, alih status TNI/Polri menjadi sipil atau sebaliknya dari TNI/Polri menjadi masyarakat sipil maupun yang belum berusia 17 tahun namun sudah menikah tidak dapat terdata secara maksimal.

Dalam rapat koordinas tersebut, Suparlan selaku utusan dari Dinas Dukcapil menyatakan kesiapannya memberikan data penduduk yang diminta lengkap dengan identitas sesuai yang keperluan dalam DPT. Hamdun selaku utusan dari Kemenang Lombok Utara menyatakan bahwa penduduk yang belum berusia 17 tahun namun sudah menikah ada beberapa orang yang tersebar di seluruh kecamatan di Lombok Utara yang semuanya adalah perempuan. Kemenag akan memberikan data secepatnya sesuai permintaan dari KPU Lombok Utara.

Sementara itu Suriyanto, SH,  selaku Kabag Ops Polres Lombok Utara juga mendukung upaya KPU mewujudkan DPT yang valid. Polres Lombok Utara siap memberikan data anggota Polri yang telah memasuki masa pensiun untuk didata sebagai pemilih dan data penduduk yang sedang mengikuti pendidikan di Polri untuk dihapus dari DPT.

 

I Nyoman Dirga selaku utusan Kodim 1606 siap memberikan data anggota TNI yang telah memasuki masa pensiun dan pemilih yang sedang mengikuti pendidikan di TNI sebagaimana yang dilakukan Polres Lombok Utara.Han67