Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/kpulombo/public_html/plugins/content/socbuttons/socbuttons.php on line 168

width=GANGGA (kpu-lombokutarakab.go.id.) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memperpanjang Waktu Pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2018 sampai dengan tanggal 24 Oktober 2017.

Perpanjangan waktu pendaftaran ini sebagai tindak lanjut dari adanya perubahan regulasi dan aturan yang dikeluarkan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Perpanjangan ini kami lakukan karena adanya perubahan Jadwal Pendaftaran PPK dan PPS yang tertuang dalam Keputusan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor : 120/SDM.03.1-Kpt/52/Prov/X/2017”. Ungkap Divisi SDM dan Parmas KPU KLU, Hadi Pranatha, SH.

Selain itu, perpanjangan waktu pendaftaran ini juga tidak terlepas dari masih kurangnya animo masyarakat KLU untuk mendaftar menjadi Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2018. Ini terbukti dari data jumlah pelamar dibeberapa desa yang cuma memiliki (1) satu atau 2 (dua) bahkan nihil pelamar.

“Khusus untuk pelamar PPS, sampai dengan saat ini ada beberapa desa yang masih belum memenuhi jumlah kuota yang ditetapkan (3 orang. red) bahkan di Gili Indah posisi saat ini masih belum ada sama sekali pelamarnya”. Lanjutnya.

Beliau menghimbau kepada seluruh warga KLU yang sudah memenuhi kreteria dan persyaratan untuk menjadi bagian dari penyelenggara pemilu dan Pilkada di tingkat Kecamatan dan Desa agar memaksimalkan kesempatan perpanjangan waktu pendaftaran ini dan segera mengajukan lamaranya ke KPU KLU sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Perpanjangan waktu pendaftaran ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak lagi Calon PPK dan PPS dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2018 yang memiliki kemampuan, integritas dan independensi karena mereka memiliki peran yang sangat vital serta merupakan garda terdepan dalam setiap penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. (Tekmas KPU KLU)