Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/kpulombo/public_html/plugins/content/socbuttons/socbuttons.php on line 168

width=GANGGA (kpu-lombokutarakab.go.id)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jum’at (15/09/2017). Menggelar rapat koordinasi (RAKOR) penyelenggaraan Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kayangan. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat KPU-KLU dan dihadiri oleh Komisioner KPU-KLU, Sekretaris KPU-KLU, Kasubbag KPU-KLU, 1 (satu) orang Waka Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Kayangan dan 11 (sebelas) orang siswa SMA Negeri 1 Kayangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada siswa tentang tahapan pemilihan umum dan memberikan pemahaman bahwa pemilu itu dipersiapkan jauh hari sebelum pemilu berlangsung (satu tahun sebelum pemilu), hal ini merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi guna memberikan pendidikan pemilih pada pemilih pemula.

Kasubbag Teknis dan Hupmas Nasihin mengatakan bahwa diharapkan peserta Bimbingan Teknis mendapatkan gambaran bagaimana proses-proses tahapan pemilihan, karena proses Pemilihan OSIS (PILOS) SMA Negeri 1 Kayangan tahun 2017 akan kita jadikan sebagai miniature pemilu. Proses tahapan yang akan dilalui dalam PILOS akan dipersingkat karena tidak memungkinkan untuk mengikuti semua tahapan pemilu seutuhnya, mengingat tahapan pemilu pada umumnya berlangsung selama 1 (satu) tahun sementara PILOS tinggal menghitung hari. “Seluruh tahapan tersebut akan kita coba laksanakan walaupun kurun waktunya hanya 2 (dua) minggu”. lanjutnya.

Ketua Divisi Teknis Burhan Ekwanto menjelaskan tentang Peraturan Komisi Pemilihan Ketua Osis Nomor 2 tahun 2017 Tentang Pencalonan dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Osis SMA Negeri 1 Kayangan Periode 2017/2018 Tahun 2017. Dalam penjelasan tersebut Beliau mengatakan “Dalam penyelenggaraan pemilihan, prinsip yang harus di pegang pertama harus mandiri, jujur dan adil. Kalau kita sudah memberikan perhatian yang sama terhadap paslon maka apapun hasilnya mereka akan menerima hasil yang kita laksanakan”. Jelasnya.

Muncul beberapa pertanyaan dari beberapa siswa peserta RAKOR yaitu Meizzhan Hady mempertanyakan “Bagaimana cara teknis pendaftaran pasangan calon?”. Kemudian dilanjut dengan Rinda Desan “Bagaimana dengan siswa yang tidak dapat memilih, surat suaranya mau diapakan?”.tanyanya.

Menanggapi hal tersebut Burhan Ekwanto menjelaskan “yang perlu disiapkan oleh pasangan calon adalah kartu pelajar, surat keterangan dari sekolah untuk kelas X yang belum mempunyai kartu pelajar, mempunyai pendukung minimal 25 orang, kemudian nama pasangan calon, siapa kemudian tim suksesnya atau tim yang mengusung. Nanti yang akan bergerak timnya kita tinggal memeriksa syarat dokumennya, pastikan semua persyaratannya ada. Kemudian kalau ada siswa yang tidak hadir atau tidak menggunakan hak pilihnya sehingga itu nanti untuk menghitung tingkat partisipasi siswa”. jawabnya.

Beliau berharap dengan adanya kegiatan ini ada siswa yang kemudian bercita-cita menjadi anggota KPU karena dituntut untuk bekerja secara profesional dan berintegritas. by: Sub-Bag Teknis dan Hupmas.