Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/kpulombo/public_html/plugins/content/socbuttons/socbuttons.php on line 168

width=GANGGA (kpu-lombokutarakab.go.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara Senin (14/08/2017) kedatangan tamu dari KPU Kota Padang sebanyak delapan orang yaitu Komisioner, Sekretaris dan Kasubbag dengan agenda untuk study banding Penguatan Kelembagaan.

Rapat dibuka langsung oleh Sekretaris KPU Kabupaten Lombok Utara Nurdin, beliau mengatakan “Surat yang kami terima kemarin rencananya hari selasa (Red : 15/08) tapi ternyata hari ini, kami dari KPU Kabupaten Lombok Utara menyampaikan salam dari Ketua KPU Kabupaten Lombok Utara yang hari ini beliau tidak bisa hadir menemani karena ada acara. Terimakasih atas kunjungan ini, jujur kami sangat bahagia karena kita sama-sama akan menghadapi Pilkada 2018 besok, kaitan dengan itu banyak hal yang bisa kita sharing”. ungkapnya.

 

Divisi Teknis KPU Kota Padang Candra Eka Putra memberikan penjelasan terkait dengan masalah pemilu yang mereka hadapi di Kota Padang, beliau mengatakan “Kita mendapatkan informasi bahwa di Kabupaten Lombok Utara tingkat partisipasinya sangat tinggi yaitu 80%, sedangkan kami dari Pilkada, Pilpres partisipasi kisaran 53%-54%. Untuk Pileg sampai 61%”. Paparnya. Lebih lanjut beliau menyampaikan agak sulit memang kita menaikkan partisipasi pemilih ditempat kita padahal sosialisasi sangat gencar kita lakukan. Kita punya 11 Kecamatan, Kelurahan 104, pemilih kita kemarin 548.213 dengan 1.592 TPS. Ada 1 (satu) kelurahan yang memang sangat jauh distribusi logistiknya dan ada beberapa kelurahan yang penduduknya padat sampai 85 TPS, untuk distribusi logistik terhadap proses pelipatan surat suara apakah melibatkan pihak ketiga atau merekrut warga sekitar kemudian pilkada kita kemarin ada Pemilihan Suara Ulangnya di 2 (dua) TPS. Barangkali itu mungkin nanti kita sumbang saran dari kawan-kawan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Utara”. Harapnya.

Terkait dengan penjelasan dari Divisi Teknis KPU Kota Padang tersebut, Divisi Teknis KPU Kabupaten Lombok Utara Burhan Ekwanto memberikan penjelasan tentang masalah pemilu di Kabupaten Lombok Utara, beliau mengatakan “Terkait di 3 (tiga) Gili nanti pak Muzakar yang akan menyampaikan bagaiman mekanisme distribusi karena disana termasuk daerah terpencil walaupun terkenal sampai mancanegara tetapi memerlukan perlakuan khusus, kemudian ada desa yang menggunakan kuda sebagai sarana transportasi walaupun sekaran sudah bisa ojek tapi pada pemilihan yang lalu masih ada juga yang menggunakan kuda untuk distribusi logistiknya. Di Kabupaten Lombok Utara ada 5 Kecamatan, 33 Desa, 118 TPS jadi tidak terlalu banyak. Berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih ada korelasinya dengan tingkat partisipasi, data ganda dan sebagainya kita tindak lanjuti ini yang kemudian menjadi salah satu unsur tingkat partisipasi tinggi selain dari sisi sosialisasinya juga kemudian dari tim kampanyenya. Kita menunjuk masing-masing operator di tiap kecamatan dan memberikan kewenangan kepada PPS sehingga mereka bisa input dan saring data sendiri tetapi dengan kewenangan yang kita batasi. Alhamdulillah tidak ada sengketa hukum dan pemilih padat yang menjadi kesulitan kita adalah merekrut PPK dan PPS di 3 (tiga) Gili”. Paparnya.

Kemudian Divisi Logistik KPU Kabupaten Lombok Utara Muzakar memberikan penjelasannya terkait dengan pelipatan surat suara dan distribusi logistik, beliau mengatakan “pelipatan surat suara pada Pemilihan Bupati kami melibatkan masyaraka, untuk keamanan ketika masuk kita periksa satu persatu begitu juga ketika mereka pulang supaya tidak terjadi kecolongan surat suara. Selanjutnya distribusi untuk 3 (tiga) Gili kita bungkus pakai plastik supaya tidak basah”. Ujarnya.

Kemudian Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Utara Juraidin memberikan penjelasan terkait dengan masalah pencalonan, beliau mengatakan “Dipencalonan itu banyak persoalan yang kami hadapi. Salah satu strategi kami adalah memperbanyak sosialisasi dengan Pengawas Pemilu (panwas) dan stakeholder terkait selain itu juga pada saat Bimtek penyelenggara Adhock supaya melakukan pemetaan atas potensi sengketa yang kemungkinan bisa terjadi di tiap tahapan”. Ungkapnya.

Selanjutnya Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Lombok Utara Hadi Pranatha menambahkan sedikit penjelasan terkait pemilu, beliau mengatakan “Sebuah kebanggaan waktu itu bisa bekerja sama dengan teman-teman Komisioner walaupun saya belum masuk di jajaran Komisioner tapi itu menjadi bahan saya untuk meningkatkan kinerja terutama bagaimana mempersiapkan Pemilihan Gubernur 2018”. Ujarnya.

 

Kesimpulan rapat tersebut masing-masing dari komisioner memberikan penjelasan mereka terhadap permasalahan dan solusi dalam menghadapi pelaksanaan pemilihan umum. by: Sub-Bag Teknis dan Hupmas.