Senin, 21 Mei 2018, WIB

Kamis, 03 Mei 2018, 16:11:55 WIB, 15 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Jakarta, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) serius menyeleksi orang-orang yang akan duduk sebagai penyelenggara pemilu baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota 2018-2023. Dari proses yang berlangsung tiga bulan serta melalui mekanisme tim seleksi (timsel)

diharapkan proses selektif ini mampu menyaring calon menjadi lebih berkualitas. 

"Ini momentum istimewa, bahagia, kita membawa semangat baru, melayani," ucap Anggota KPU Wahyu Setiawan saat mengisi materi pembekalan kepada 37 anggota timsel tahap IV di Hotel Vertu Jakarta Kamis (3/5/2018).

Timsel menurut Wahyu perlu menyadari bahwa proses seleksi anggota KPU ini juga menjadi bahan standarisasi SDM KPU. Standarisasi yang memenuhi aspek tertentu serta memadai. "Meskipun tertentu itu bisa berbeda-beda. Misalnya standar di Indonesia tengah tidak sama dengan timur juga dengan barat," tutur Wahyu. 

Lain daripada itu, untuk mendukung standarisasi SDM di KPU, Wahyu berharap agar timsel dapat bekerja secara bebas tanpa adanya tekanan atau paksaan. Terutama intervensi lokal (didaerah) yang kerap dirasakan timsel saat bekerja. "

" Untuk menjaga prinsip standarisasi SDM,  maka mulai seleksi ini kita gunakan tes tertulis berbasis komputerisasi (CAT). Jadi sangat membantu kalau ada titipan kilat, karena CAT akan langsung diketahui hasilnya," tambah Wahyu. (hupmas kpu/dosen-dianR/foto: Dosen)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/6040/Standarisasi-SDM-KPU-Lewat-Rekrutmen-yang-Selektif





Tuliskan Komentar