Selasa, 19 Juni 2018, WIB

Jumat, 09 Mar 2018, 09:35:14 WIB, 68 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Semarang, kpu.go.id - Rapat Pimpinan (Rapim) Komisi Pemilihan Umum (KPU) digelar, 7-9 Maret 2018 di Hotel Novotel, Semarang. Kegiatan tiga hari ini mengundang para Ketua dan sekretaris KPU Provinsi/KIP Aceh se-Indonesia dengan tema “Meningkatkan Kualitas Pelayanan dalam Pemilihan Serentak 2018”. 

Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya koordinasi di internal KPU, mengantisipasi permasalahan yang ada dan menyamakan persepsi juga kebijakan pelaksanaan Pemilihan 2018. Serta menyiapkan kebijakan, dengan tujuan mengevaluasi tahapan Pemilihan 2018 dan Pemilu 2019. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kesiapan jajaran KPU di daerah serta pembahasan solusi pemecahan dalam penyelenggaraan pemilu.

Dalam kegiatan Rapim I ini akan dibahas sejumlah hal, seperti menjaring masukan dari daerah terkait persiapan penyelenggaraan pemilu, isu strategis pelaksanaan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), evaluasi tugas tim seleksi provinsi, ketersediaan sarana dan prasarana menuju Pemilu 2009, metode yang akan diginakn dalm sosialiasi, permasalahan SDM, serta pembentukkan badan adhoc.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Arief Budiman mengingatkan kepada jajaran KPU hingga daerah khususnya terkait anggaran, agar lebih cermat dalam menyusun laporan keuangan. Menurutnya KPU tidak akan pernah mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) jika laporan penggunaan anggaran tidak sejalan antara pusat dengan daerah. “Ukurannya harus komprehensif berjenjang dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota,” kata Arief, Rabu (7/3/2018).

Arief juga berpesan kepada seluruh Sekretaris KPU Provinsi untuk mendorong jajaran di daerah meningkatkan ilmu dan pengetahuannya melalui pendidikan dan beasiswa. Mengingat tren sumber daya manusia kepemiluan saat ini perlu untuk terus ditingkatkan. “Bekal yang diharapkan bukan hanya kemampuan tata kelola pemilunya, namun integritasnya pun harus dijaga. Saya tidak akan tinggal diam, jika ada pasukan di bawah tidak bekerja sesuai prosedur,” tegasnya. 

Arief juga menekankan pentingnya pelayanan lembaga KPU dalam upaya meningkatkan kinerja bagi masyarakat. Tagline KPU Melayani menurut dia harus mencerminkan komitmen pelayanan baik dari sisi anggaran maupun pelayanan hak pilih masyarakat. (Qk/red. FOTO/Bil/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5698/Rapat-Pimpinan-I-KPU-Tingkatkan-Kordinasi-dan-Antisipasi-Pilkada-dan-Pemilu/berita





Tuliskan Komentar