Selasa, 21 Agustus 2018, WIB

Jumat, 29 Jun 2018, 09:04:53 WIB, 22 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Sidoarjo, kpu.go.id - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018 berlangsung aman dan lancar. Proses pemungutan suara yang berlangsung di 171 wilayah penyelenggara mulai pukul 07.00-13.00 waktu setempat berjalan tertib tanpa ada hambatan berarti. 

Ketua KPU Arief Budiman mengucap syukur atas terselenggaranya pesta demokrasi serentak gelombang ketiga yang berlangsung aman dan lancar di 17 provinsi, 39 kota serta 115 kabupaten. Proses demokrasi yang semakin baik ini menurut dia semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai tempat pembelajaran demokrasi negara-negara lain didunia. 

"Secara nasional kami juga terus memonitoring pelaksanaan pilkada serentak di 171 daerah, tidak ada laporan yang menyebabkan pilkada serentak ini terganggu dan mengkhawatirkan," ungkap Arief usai menggelar monitoring bersama para delegasi internasional yang ikut dalam kegiatan Election Visit Program (EVP) di Surabaya-Sidoarjo Rabu (27/6/2018).

Dari laporan yang diterimanya, pilkada telah berjalan telah sesuai dengan regulasi, hanya sedikit saja beberapa temuan dilapangan yang berbeda dengan aturan yang ada namun masih bisa dimaklumi dalam penyelenggaraannya. "Misalnya dibeberapa tempat tadi kita lihat karena tempatnya kecil maka ukuran TPS lebih kecil. Tapi itu tidak mempengaruhi substansi pilkadanya," kata Arief. 

Temuan lain dan segera tertangani, Arief menyebut ada satu kabupaten di Papua yang belum menyelenggarakan pilkada di waktu yang sudah ditentukan. Faktor distribusi logistik yang terhambat akibat kondisi keamanan yang tidak stabil membuat perlengkapan yang dibutuhkan di TPS belum bisa digunakan. "Alat transportasi distribusinya tertembak kami terus mengupayakan distribusi logistiknya sampai ke tujuan hari ini sehingga kalau waktunya cukup pemungutan suara tetap bisa dilakukan hari ini," tutur Arief. 

Meski demikian, Arief realistis apabila logistik tidak sampai di hari pemungutan suara maka pencoblosan akan dilakukan kemudian dengan terus berkordinasi dengan Bawaslu setempat. "Kalau tidak memungkinkan maka akan dilakukan pemilihan susulan. Jadi dia akan dilaksanakan di hari yang ditentukan," tambah Arief. 

Sementara itu pendapat senada disampaikan Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali yang mengapresiasi kerja KPU atas suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2018 yang aman damai serta lancar. "Kami apresiasi, kerja KPU-Bawaslu juga kepala daerah atas suksesnya pilkada kali ini," ujar Zainuddin. 

Suksesnya penyelenggaraan pilkada ini menurut dia sangat penting karena DPR ingin agar waktu tersisa menuju pemilu tidak lagi dibebani oleh permasalahan pilkada. "Karena ini gelombang terakhir dan diikuti daerah dalam jumlah banyak. Kita ingin pastikan tidak ada yang tersisa (pengaruh negatif) yang akan mengganggu konsentrasi kita menuju pileg dan pilpres," tutur Amali. (hupmas kpu dianR-Bil-JAP/foto: dosen-ieam/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/6247/Pilkada-2018-Aman-dan-Lancar



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar