Selasa, 19 Juni 2018, WIB

Jumat, 02 Mar 2018, 13:28:12 WIB, 80 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Jakarta, kpu.go.id - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima kunjungan PPID Komnas Ham Kamis (1/3/2018).Rombongan diterima Wakil Kepala Biro Teknis dan Masyarakat (Wakaro Tekmas) KPU Surpriatna, Kabag Publikasi dan Sosialisasi Informasi Pemilu Roby Leo Agust, Kasubbag Sosialisasi dan Kampanye Didi Suhardi. Sementara PPID Komnas Ham yang hadir Kasubag Penyuluhan Komnas Ham Mimin Dwi H, Kasubag Hukum Ernawati, Staf IT Martinserta Analis Hukum Ruhaida Ivasari.

Tujuan audiensi PPID Komnas Ham sendiri adalah untuk mendapatkan masukan pembentukan PPID yang profesional dan baik. Terlebih PPID KPU sendiri awal tahun mendapat predikat terbaik (peringkat pertama) Keterbukaan Informasi Badan Publik yang dikeluarkan Komisi Informasi (KI) Pusat.

Dalam sambutannya, Supriatna menyampaikan bahwa pengelolaan informasi di PPID KPU cukup sederhana namun dilakukan dengan mengedepankan keterbukaan dan kepuasan masyarakat. Semua data informasi menurut dia juga terhubung masing-masing biro. “Kita bentuk PPID dari biro-biro, kebetulan tanggungjawab ada di Biro Tekmas,” ujar pria yang akrab disapa Pri.

Supriatna mengungkapkan, sewaktu pertama kali membentuk PPID tidak lah mudah, namun seiring berjalannya waktu sejumlah perbaikan terus dilakukan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. “Bagaimana kita mengelola PPID dengan baik, kita bentuk aplikasi. Bagaimana para pemohon data mendapatkan yang diinginkan,” kata Supriatna.

Supriatna melanjutkan, yang terpenting juga dalam membangun PPID adalah dukungan sumberdaya manusia (SDM) yang mumpuni dan mau melayani. “Karena KPU semua terbuka, diinformasikan, tapi memang terkait data seseorang itu dikecualikan,” tambah Supriatna.

Sementara itu Kasubag Penyuluhan Komnas Ham Mimin Dwi H meminta penjelasan terkait penyampaian data informasi ke publik dan apa saja kerja PPID. Dia juga meminta masukan terkait regulasi pembentukan PPID termasuk sarana dan prasarana yang perlu disiapkan untuk mencapai status terbaik. “Regulasi kami belum terbentuk secarabaik, ruangan kami belum punya, tantangan tidak mudah karena menyangkut data,” kata Mimin.

Meski demikian Mimin merasa terbantu dengan masukan PPID KPU terkait upaya transparansi bagian ke bagian dilembaga dan cara mengikis sekat sektoral. “Karena kita harus siap kerjaan kita diketahui publik,” pungkasnya. (hupmas dianR/foto dosen)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5658/Pejabat-PPID-KPU-Terima-Audiensi-Komnas-HAM/berita





Tuliskan Komentar