Sabtu, 18 Agustus 2018, WIB

Senin, 06 Nov 2017, 13:39:04 WIB, 145 View ANGGAR KUSUMA NEGARA, Kategori : Berita KPU RI

Sentul, kpu.go.id – Logistik pemilu menjadi penting karena sejak awal direncanakan, yaitu pada saat Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu disahkan, yaitu tanggal 16 Agustus 2017. Komisi Pemilihan Umum (KPU) merencanakan logistik itu mulai dari perencanaan anggarannya, hingga pengelolaannya.

“Begitu UU disyahkan, KPU mulai merencanakan logistik, terutama terkait kotak suara transparan. KPU akan memproduksi kotak suara transparan itu untuk kebutuhan Pemilu 2019,” tutur Ketua KPU RI Arief Budiman saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Kebutuhan dan Pengelolaan Logistik Pemilu 2019, Minggu (05/11) di Sentul Bogor Jawa Barat.

KPU akan mengumpulkan perusahaan-perusahaan dalam rangka produksi kotak suara transparan untuk pemilu 2019 tersebut, tambah Arief. Pada kesempatan tersebut, KPU juga turut mengundang stakeholder terkait seperti KPK, BPK, BPKP, PPATK, LKPP dan stakeholder lainnya agar bisa turut mengawasi produksi kotak suara transparan tersebut.

Rakor logistik selama tiga hari ini diselenggarakan bersama perwakilan KPU Provinsi seluruh Indonesia, yang terdiri dari Komisioner KPU Divisi Logistik dan Sekretaris atau Kepala Bagian yang membidangi logistik.

Pada kegiatan rakor ini, KPU juga menghadirkan narasumber dari LKPP, Bappenas, dan Kemenlu untuk memberikan pengarahan terkait logistik pemilu 2019. (Arf/red. FOTO Dosen/Humas KPU)



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar