Minggu, 22 April 2018, WIB

Minggu, 15 Apr 2018, 08:55:33 WIB, 7 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Jakarta, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghormati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia untuk ikut serta dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. 

 

Bentuk penghormatan atas putusan ini KPU akan menggelar rapat pleno penetapan PKP Indonesia sebagai peserta Pemilu 2019 berikut penetapan nomor urutnya pada Jumat (13/4). “Putusan TUN yang final dan mengikat harus dihormati semua pihak. KPU menghormati dengan melaksanakan putusan tersebut,” ujar Ketua KPU Arief Budiman saat menggelar konfrensi pers dikantornya Kamis (12/4/2018) malam.

Meski demikian, KPU juga dalam prosesnya akan membuat laporan kode etik dan perilaku hakim yang menyidangkan gugatan tersebut. Langkah ini diambil berdasarkan hasil konsultasi dengan Komisi Yudisial (KY) dan untuk mendapat analisis atau eksaminasi terkait putusan yang telah dibacakan tersebut. “Kami berharap ada analisis eksaminasi yang diambil KPU untuk (menentukan) sikap dan kebijakan kemudian,” lanjut Arief.

Sebagaimana diketahui PTUN Jakarta pada Rabu (11/4) lalu menganulir putusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 yang menggugurkan proses pendaftaran PKP Indonesia sebagai calon peserta pemilu 2019. Putusan kemudian memerintahkan KPU menerbitkan putusan baru yaitu menetapkan PKP Indonesia sebagai peserta Pemilu 2019 selambatnya tiga hari setelah dibacakan. “KPU mempertimbangkan apabila nanti hasil analisis eksaminasi, pencermatan lebih dalam, KPU mempertimbangkan bilamana diperlukan akan melakukan peninjauan kembali (PK) terhadap putusan tersebut,” tambah Arief.

MoU dengan KY Dipercepat

Menyikapi situasi saat ini, KPU juga berencana mempercepat penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan KY. Nota kesepahaman dibutuhkan mengingat akan ada proses persidangan sengketa kepemiluan yang terjadi kedepan. Sehingga KY dapat ikut berperan mengawasi jalannya proses persidangan. “Tidak terlalu lama KPU akan memproses pendaftaran caleg, capres cawapres dan DPD yang membuka kemungkinan terjadi sengketa. Maka kami memastikan proses persidangan mendapat pemantauan KY,” tutup Arief. (hupmas kpu/dianR-james/Foto: James/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5907/KPU-Hormati-Putusan-PTUN-Terkait-PKP-Indonesia/berita





Tuliskan Komentar