Sabtu, 18 Agustus 2018, WIB

Selasa, 08 Mei 2018, 08:11:53 WIB, 26 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Jakarta, kpu.go.id - Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Dokumentasi, Yuli Hartaty dan Fungsional Umum Evaluasi dan Pelaporan, Seto Dwi Laksono berbagi ilmu (knowledge sharing) bersama  jajaran sekertriat Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai mengikuti Pelatihan Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) di Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 1 sampai 6 April 2018 lalu.

Dalam paparan, keduanya menyampaikan sejumlah materi yang diperoleh selama lima hari pelatihan, mulai dari Implikasi prinsip governance dalam akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan; Implementasi kebijakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP); perencanaan kinerja; perjanjian kinerja; pengukuran kinerja dan analisis pencapaian kinerja; sistematika dan proses pelaporan kinerja; tata cara review atas laporan kinerja; simulasi penyusunan LAKIP utuh; presentssi dan pembahadan hasil; hingga penutupan dan pembagian sertifikat.

Yuli mengatakan selama mengikuti pelatihan, dirinya diminta menampilkan LK KPU yang kemudian dipaparkan di hadapan akademisi.

"Ada beberapa catatan dari akademisi UGM, pertama indikator KPU, di sini ada indikator yang masih berbahasa negatif salah satunya presentasi penyelenggara pemilu yang terbukti melakukan pelanggaran, dan kedua indikator pemilih yang tidak masuk daftar pemilih. Masukan tim akademisi indikator bahasanya positif tidak negatif, itu masukan tim akademisi, implementasinya dikembalikan lembaga dan satuan kerja masing-masing," papar Yuli di Ruang Rapat Edelweiss KPU, Senin (7/5/2018).

Kendati demikian, dari pencermatan tim akademisi yang didapat harapannya dapat menjadi masukan di jajaran penyelenggara pemilu.

Kegiatan pun berjalan dengan tanya jawab sejumlah pegawai sekertariat KPU mulai dari penerapan hasil pelatihannya, upaya meraih penilaian A, sampai aplikasi yang dapat menjadi contoh bagi KPU sendiri.

Terakhir, Yuli berharap pada tahun berikutnya pelatihan penyusunan LAKIP dapat kembali berlanjut. "Di KPU ini untuk penyusunan LK kita tidak pakai pihak ketiga, untuk itu kami usul diklat LKJ ini dikontinukan untuk tahun depan apalagi Menpan buat aplikasi sakip, kami usul teman2 di biro juga bisa didiklatkan," tutup Yuli.

Menanggapi pemaparan dan harapan tersebut, Kepala Bagian Pendidikan dan Latihan Biro SDM KPU, Nur Syafaat mengatakan akan berupaya terus melanjutkan pelatihan serupa pada tahun berikutnya.

"Kita lihat nanti jadwal di sana dan ketersediaan anggarannya, kita tetap berusaha seoptimal mungkin, ini kami noted bahwa penyelenggaraan (pelatihan) bagus," kata Nur sekaligus menutup kegiatan. (hupmas kpu/bili/foto bili/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/6058/Knowlage-Sharing-Pelatihan-Penyusunan-LAKIP



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar