Jumat, 19 Oktober 2018, WIB

Selasa, 15 Mei 2018, 08:35:36 WIB, 45 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Purwokerto, kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengajak civitas akademika untuk ikut menyukseskan tahapan pemilu, berperang melawan politik uang serta mengajak mahasiswa mencerdaskan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara KPU Goes to Campus (KGTC) di Universitas Jenderal Soedirman Jumat (11/5/2018). Dia berharap kampus sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi terus menjaga moral civitas juga lingkungan disekitarnya. "Aneh apabila kampus penjaga moral tidak mampu menjaga demokrasi, oleh karena itu kita berharap civitas akademika Unsoed mampu menjaga nilai demokrasi khususnya di Banyumas, Purwokerto sekitarnya," ucap Wahyu. 

Dalam pembicaraannya, Wahyu juga mengingatkan pelaksanaan Pemilu 2019 serentak yang menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat di Indonesia. Untuk itu kampus bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat proses dan tahapan yang berjalan. "Dan KPU bersungguh-sungguh melaksanakan tahapan sesuai jadwal," tambah Wahyu. 

Lebih jauh Wahyu juga mengingatkan suara kampus sangat berarti dalam menentukan jalannya pemilu. Seperti saat ini disaat KPU tengah mengatur norma progresif rencana membatasi keterlibatan calon legislatif berlatar belakang mantan koruptor di pemilu nanti. "Saya berharap suara kampus yang mendukung langkah KPU didengar oleh para pengambil keputusan di DPR," tambah Wahyu. 

KGTC di Unsoed sendiri dihadiri oleh ratusan mahasiswa baik dari akademika setempat maupun mahasiswa lain dari sejumlah kampus di Banyumas. Turut hadir Anggota KPU Wahyu Setiawan, Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi, Rektor Unsoed Suwarto. (hupmas kpu/dianR/foto: dosen/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/6069/Kampus-Berperan-Tingkatkan-Demokrasi/berita



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar