Sabtu, 18 Agustus 2018, WIB

Selasa, 03 Apr 2018, 08:36:39 WIB, 45 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Jakarta,kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemerintah dan DPR kembali melanjutkan pembahasan Peraturan KPU (PKPU) untuk pelaksanaan Pemilu 2019, Senin (2/4/2018). PKPU yang dibahas terkait pelaksanaan kampanye legislatif serta presiden dan wakil presiden. Sebelumnya ada dua PKPU yang telah disepakati yakni PKPU Daerah Pemilihan (Dapil) serta PKPU Logistik.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengawali pembahasan PKPU Kampanye dengan menjabarkan sejumlah isu strategis, yang ada didalam draft PKPU tersebut mulai dari definisi kampanye, materi kampanye, alat peraga kampanye, iklan kampanye, aturan cuti kampanye, sampai sanksi yang diberikan kepada pihak yang melanggar.

Usai pemaparan, pimpinan sidang Zainudin Amali membuka kesempatan kepada Anggota Komisi II DPR memberi masukan. Salah satunya Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Sarmadji yang mempertanyakan aturan penggunaan foto tokoh dalam kampanye Pemilu 2019.

Menanggapi hal itu, Wahyu menjelaskan jika aturan tersebut berbeda dengan yang diatur di Pilkada 2018. “Terkait pasal 32 yang secara khusus disampaikan Pak Sirmadji terkait gambar Bung Karno rancangan PKPU kita tidak melarang adanya tokoh nasional dalam alat peraga kampanye maupun bahan kampanye, jadi berbeda regulasinya antara pilkada 2018 dan pemilu 2019,” jelas Wahyu.

Usai mendapat penjelasan, pembahasan draft PKPU Kampanye pun sepakat diskors dan dilanjutkan pada rapat dengar pendapat (RDP) berikutnya, yang digelar Selasa (3/4). (hupmas kpu/bil-dosen/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5863/Draft-PKPU-Kampanye-Mulai-Dibahas-di-DPR



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar