Senin, 19 Februari 2018, WIB

Jumat, 09 Feb 2018, 14:06:22 WIB, 8 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Jakarta, kpu.go.id - Hari kedua pelaksanaan Rapat Penyusunan Laporan Keuangan Dana Pemilu Terkait Rekonsiliasi (e-Rekon) dan Penyusunan Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2017 membahas sejumlah hal menarik.

Pada pemaparan pertama, Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Fauzan Yudho Wibowo mengingatkan pentingnya perhatian lembaga negara terhadap penggunaan barang milik negara (BMN) dalam laporan keuangannya. Agar laporan keuangan baik, maka BMN menurut dia harus diposisikan sebanding dengan Laporan Hasil Penilaian (LHP) dan Laporan Hasil Inventarisasi (LHI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Intinya disana, kita akan laksanakan yang nilai baru, kita sesuaikan. Yang penting untuk bapak/ibu perhatikan adalah terkait pemeriksaan intern dan akun-akun yang bermasalah,” ujar Fauzan di hadapan peserta rapat, di Hotel Grand Mercure, Jakarta Kamis (8/2/2018).

Pada pemaparan kedua, Inspektur KPU, Adiwijaya Bakti menekankan pentingnya Whistle Blowing System (WBS) dalam implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Sedangkan Kasi BMN Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Titiek Wijayanti meminta KPU untuk terus melakukan rekonsiliasi BMN. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatian, pertama terkait penatausahaan BMN, kemudian kami mohon Bapak Ibu aktif juga dalam pengawasan dan pengendalian BMN,” ujar Titiek.

Di pemaparan selanjutnya perwakilan Direktorat Jenderal Pelaksanaan Anggaran (DJPA), Hari Utomo menerangkan alur pengelolaan dana hibah dan pagu minus. Sedangkan Perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Chandra Wibowo mengingatkan KPU untuk meningkatkan kualitas Operator SIMAK dan SAIBA. “Sebab keduanya merupakan ujung tombak dari validitas data yang dilaporkan,” kata Chandra.

Kendati demikian, Chandra yang juga merupakan Ketua Tim Pembina Laporan Keuangan KPU sejak tiga tahun terakhir mengapresiasi lembaga penyelenggara pemilu ini dalam upayanya meningkatkan kualitas laporan keuangan disetiap tahun. “Kami di sini berkomitmen untuk terus membantu KPU supaya kualitas laporan keuangan KPU terus meningkat tiap tahunnya,” tambah Chandra. (Bil/ Foto:Ieam/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5507/Demi-Laporan-Keuangan-Baik-KPU-Diminta-Perhatikan-BMN/berita





Tuliskan Komentar