Selasa, 19 Juni 2018, WIB

Senin, 05 Mar 2018, 17:35:52 WIB, 87 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU RI

Bogor, kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Arief Budiman meminta Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 bekerja hati-hati dalam melakukan pengelolaan anggaran.

Menurut dia, regulasi telah menempatkan para bendahara memiliki tanggungjawab paling besar dalam mengelola keuangan. Jika terjadi sesuatu hal, maka menjadi tanggung jawab pribadi. “Anda semua jangan bekerja dibawah tekanan, atas pesanan, maupun secara emosional. Karena anda bertanggung jawab betul dalam setiap pengeluarannya” ujar Arief saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Laporan Penatausahaan Dana Hibah Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota Tahun 2018, di Bogor, Minggu (4/3/2018). 

Rakor sendiri digelar hingga 6 Maret 2018. Peserta berasal dari 171 BPP KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan pilkada, dan 14 Bendahara Pengeluaran KPU provinsi yang tidak menyelenggarakan Pemilihan Gubernur namun kabupaten/kota nya menyelenggarakan pilkada.

Selain harus berhati-hati, Arief juga menyemangati BPP agar bekerja cepat namun cermat, efektif dan efisien. Menurut dia kerja bendahara menentukan laju tahapan pilkada. “Anda menentukan apakah Pilkadanya berjalan cepat atau tidak, laporan keuangannya baik atau tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Biro Keuangan, Susilo Hadi menjelaskan, tujuan diselenggarakannya Rakor ini yaitu para bendahara mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang sama terhadap kebijakan pengelolaan keuangan tahun 2018.

“Beberapa materi yang menjadi pembahasan yaitu, overview anggaran dana hibah pilkada, pengelolaan keuangan, mekanisme pencatatan, audit, diskusi dan rekonsiliasi dana hibah pilkada,” paparnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Anggota KPU Viryan, Kepala Biro Keuangan Nanang Priyatna, pejabat serta staf di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU. (ook/red. FOTO: Dody/HUMAS KPU/ed diR)

http://www.kpu.go.id/index.php/post/read/2018/5665/BPP-Diminta-Bekerja-Hati-Hati-Cermat-dan-Efektif





Tuliskan Komentar