Selasa, 21 Agustus 2018, WIB

Rabu, 16 Mei 2018, 15:54:01 WIB, 44 View abdul gapur, Kategori : Berita KPU Prov. NTB

Mataram, NTB - Masa pendaftaran Bakal Calon Anggota DPD RI tanggal 22-26 April 2018 cukup menarik perhatian dari Bakal Calon. Mereka mendatangj kantor KPU provinsi NTB Sejak pagi mulai pukul 08.00 - 18.00 Wita. Bahkan pada hari terakhir cukup banyak yang datang hingga menjelang penutupan pendaftaran pukul 24.00 wita.

Selama masa pendaftaran tercatat sebanyak 41 orang yang datang menyerahkan berkas dan diterima oleh 5 Tim penerima. Masing-masing tim selanjutnya melakukan Verifikasi terhadap ketercukupan dukungan KTP dan sebarannya.

Seperti diketahui, syarat menjadi bakal calon anggota DPD dapil NTB yaitu harus didukung minimal sebanyak 2.000 KTP dukungan yang tersebar minimal di 5 kabkota se NTB.

Penerimaan penyerahan dukungan sekaligus memverifikasi jumlah dukungan dan sebaran ini membutuhkan waktu yang cukup lama, dan baru selesai pada pukul 20.00 wita setiap harinya.

Bahkan pada hari terakhir pendaftaran cukup banyak Bakal Calon yang datang ke KPU NTB pada pukul 23.00 wita, sehingga proses pengecekan dan pengitungan baru dapat dirampungkan pada pukul 03.00 Wita dinihari.

Dari hasil pengecekan jumlah dukungan minimal dan sebaran terhadap dokumen 41 orang Bakal Calon, akhirnya sebanyak 38 orang Bakal Calon dinyatakan diterima pendaftarannya, sedangkan 3 orang lainnya dikembalikan berkasnya karena tidak memenuhi syarat dukungan dan ada pula yang tidak menyertakan form F1.

Sebelumnya tercatat 46 orang yang mengambil username dan password Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP), namun yang melakukan submit dukungan sebanyak 44 orang. Selanjutnya yang datang menyerahkan berkas sebanyak 41 orang.

Divisi Hukum KPU NTB sebagai penanggung jawab penerimaan berkas dan verifikasi dukungan H. Ilyas Sarbini mengatakan 38 orang bakal calon yang dinyatakan diterima pendaftarannya selanjutnya akan dilakukan verikasi admisnistrasi.

Pada tahapan ini masing-masing tim akan memverifikasi daftar dukungan yang tercantum dalam hardcopy dan softcopy dukungan.

"Bisa saja dalam satu desa dilampirkan photo copy KTP pendukung dari desa lain. Atau bisa saja photo copy KTP yang dilampirkan tidak terbaca. Tentu hal ini Tidak Memenuhi syarat dan harus dicoret, sehingga akan berdampak pada berkurangnya jumlah dukungan Bakal Calon", kata Ilyas Sarbini.

Lebih jauh dijelaskan, Verifikasi administrasi dukungan akan dilaksanakan sampai tanggal 1 Mei 2018. Jika dari hasil Verifikasi Aministrasi dukungan bakal calon tetap diatas 2.000 dukungan maka tahap berikutnya adalah verifikasj faktual oleh KPU kab/kota.

Sejalan dengan itu, KPU provinsi NTB akan melakukan uji kegandaan dukungan baik internal maupun kegandaan antar bakal calon, jelas Ilyas Sarbini. 

http://kpud-ntbprov.go.id/berita-621-.html



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar