Selasa, 21 Agustus 2018, WIB

Selasa, 15 Mei 2018, 08:47:39 WIB, 42 View abdul gapur, Kategori : Berita Pemkab KLU

Humaspro Setda KLU, Kayangan - Bertempat di Lapangan Umum Kayangan Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, menghadiri acara Kayangan Berzikir dan Tabligh Akbar (12/5).

Acara zikir dan Tabligh Akbar yang menghadirkan Kiai Fikri Haikal Zainuddin, MZ, dengan tema "Berzikir, Berdo'a, Bershalawat, Bertaubat Menuju Bulan Suci Ramadhan 1439 H".

Hadir juga bersama bupati, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin, SH., MH, Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, MH, Paraasisten Setda KLU, Parakepala OPD KLU dan Tokoh agama/ulama beserta masyarakat yang antusias mengikuti zikir dan tabligh akbar.

Sambutan sekapur sirih sebagai tuan rumah penyelenggara sekaligus wabup Saripudin, SH., MH mengungkapkan bahwa acara kayangan berzikir dan tabligh akbar merupakan sejarah untuk masyarakat Kayangan yang didatangi oleh kiai kondang Kiai Fikri Haikal.

"Mengingatkan kita kembali atas kharismatik almarhum orang tua beliau, KH. Zainuddin, MZ. Acara seperti ini bisa dilanjutkan dan dilaksanakan oleh paracamat se-KLU, untuk mengisi bulan suci ramadhan dengan hal-hal yang baik dan positif," imbuh wabup.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, pada awal sambutan singkatnya menyampaikan kutipan Hadis Nabi yang artinya: "Siapa yang bergembira, bersuka ria dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan, maka ia diharamkan disentuh oleh api neraka".

"Allah SWT melihat kehadiran kita sebagai bentuk kegembiran, mudah-mudah dengan do'a kita nanti membawa KLU lebih baik, damai kedepannya sesuai dengan visi daerah: Mewujudkan Masyarakat yang Religius, Berbudaya, Adil dan Sejahtera," pungkas bupati mengakhiri sambutannya.

Adapun KH. Fikri Haikal Zainuddin, MZ , dalam tausiyahnya dihadapan hadirin menyampaikan bahwa tidak ada yang sulit menurut kehendak Allah.

"Sesuai dengan tema kita malam ini Kayangan berzikir. Mari kita berusaha selalu berzikir, mengingat Allah. Masyarakat Lombok khususnya di KLU taat beribadah dan memegang teguh adat budaya. Ini yang mesti terus dijaga dan dirawat," tutur kiai penerus KH. Zainuddin, MZ itu.

(sas/humaspro)  foto: rsd/humaspro

 



Jumat, 29 Jun 2018 Pilkada 2018 Aman dan Lancar


Tuliskan Komentar