Selasa, 23 Januari 2018, WIB

Kamis, 11 Jan 2018, 09:56:21 WIB, 17 View abdul gapur, Kategori : Berita Pemkab KLU

Desa   Akar-Akar   yang   berada   dalam   kawasan   Kecamatan   Bayan merupakan nama sebuah desa dan yang terkenal di seantero nusantara bahkan hingga ke mancanegara. Ini dikarenakan, komunitas yang tingga di Desa itu masih tetap memegang dan mempraktekkan kegiatan adat-istiadat dan nilai-nilai budaya yang   tetap   dijunjung   tinggi,   termasuk   hukum   adat   yang   mengatur   dan  mengikat secara keseluruhan komunitas  adat.  Hukum adat  juga mengatur hubungan  antara masyarakat   dengan   masyarakat,   masyarakat   dengan   alam   lingkungannya,   dan masyarakat dengan Tuhannya.

Demikian juga dalam agenda  acara Pesona Budaya Ritual Adat Empas   Menanga Mual   yang   dipusatkan   di   Akar-Akar   Bayan,   dimana   masyarakat yang   tetap memegang teguh adat Budaya yang  melestarikan alam dan lingkungan terutama bagaimana sumber mata air dan sungai tetap dapat dipelihara dengan baik.

Pada Kesempatan tersebut Bupati  mengatakan”   melalui kegiatan  rutin yang kita lakukan  ini   mari  kita   selalu   memegang  teguh  prinsip   mempolong  dan merenten, sehingga setiap permasalahan baik adat ataupun tidak akan dapat kita selesaikan dengan baik. “saya   juga   sangat   mengapresiasi   agenda tahunan   yang   terus   kita   lakukan   ini, tentunya   kita   akan   dapat   bersukur   kepada   Allah   atas   rahmat   yang   diberikan khususnya   kepada masyarakat   Akar-akar   dan   Lombok   Utara   pada   Umumnya.” Katanya.

Bupati melanjutkan” saya juga sangat berharap kita terus mampu untuk memelihara adat   dan   budaya   lokal   yang   kita   miliki   ini   sehingga   kedepannya selain   dapat dinikmati oleh anak cucu kita, juga akan dapat menjadi tujuan wisata menarik bagi wisatawan mancanegara dan juga wisatawan lokal.

Kaitannya dengan acara ini, dimana pada tahun lalu kita telah melepas kurang lebih 5000 ekor ikan kesungai ini maka pada tahun ini ikan yang akan kita lepas menjadi berjumlah10.000   ekor.   Dengan   harapan   kedepannya   akan   dapat   memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, oleh sebab itu mari kita jaga dan kita pelihara apayang telah kita pertahankan ini sehingga dapat terus berkelanjutan” pungkasnya.

Hadir   pada   kesempatan   tersebut,   Wakil   Bupati   Sarifudin.SH.MH,   Kepala   Dinas Pariwisata, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan juga masyarakat yang ada di Akar-akar.

(Agus_Humaspro)

http://lombokutarakab.go.id/v1/berita/205-bupati-hadiri-acara-pesona-budaya-ritual-adat-empas-menanga-mual-di-akar-akar





Tuliskan Komentar